Tampilkan postingan dengan label Inkscape. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Inkscape. Tampilkan semua postingan

    Ini adalah artikel tutorial pertama saya tentang belajar basic tools pemula inkscape bahasa indonesia tentunya.

Dalam tutorial ini pertama akan saya bagi menjadi beberapa tahapan. Namun sebelumnya akan saya jelaskan bahwa tahapan ini murni subjektif dari pengalaman pribadi saya selama mempelajari inkscape.

berikut adalah beberapa tools yang harus dikuasai oleh pemula

TAHAP 1 - Membuat objek


1. Select & Transform tools dan edit path by node tools


    Select & transform tools digunakan untuk memilih, memindahkan dan ukuran dari satu objek. Sedangkan, Edit path by node tools digunakan untuk memilih, memindahkan dan membentuk suatu node/titik pada suatu objek.

2. Object Tools dan Text tools

object tools dan merupakan alat standar dalam pembentukan objek seperti persegi, lingkaran ataupun bentuk-bentuk lainnya. Sedangkan Text tools digunakan untuk membuat objek teks.


3. Bezier tools

Adalah toos yang digunakan untuk membuat sebuah objek berdasarkan titik atau node. 
Bezier tools sering juga disebut pen tools di software lain dimana setelah objek dibuat kita bisa mengubahnya menjadi curve dan membentuk objeknya menggunakan Edit path by node tools

Diatas adalah tools-tools dasar yang harus dikuasai dalam membuat basic vector objek dan saya contohkan seperti dibawah ini

Dan tahap 1 selesai

TAHAP 2 - Edit dan Mewarnai Objek

1. Edit Objek

Resize - Untuk mengubah ukuran objek bisa dengan mengklik objek lalu tarik pada node diujungnya
Rotate - Untuk memutar objek bisa dengan klik objek (objek dalam posisi resize) kemudian klik sekali lagi untuk masuk dalam mode rotate

2. Mewarnai objek

Sebenarnya bisa dengan cara simpel yaitu dengan klik objek dan klik pallete warna di bar bawah inkscape.
Namun ada cara lain yang lebih mendetail dengan cara :
- klik kanan pada objek 
- klik fill and stroke
- Akan terbuka menu baru untuk pengaturan warna fill (isi), stroke (garis tepi) dan opacity (transparansi)
Fill and stroke

Anda bisa merubahnya sesuai kebutuhan. dan contoh hasil tahap ke 2 adalah dibawah.
Tahap 2 selesai

TAHAP 3 - EXPORT IMAGE


Tahap akhir dalam setiap design editing adalah export. Dalam hal ini inkscape mengexport file gambar dalam format PNG secara default.
- Klik menu "File"
- Klik "Export PNG Image"
- Akan terbuka menu baru di sebelah kanan untuk melakukan export image
Saya biasanya menggunakan pilihan berikut
- Pilih "Selection" (artinya ukuran image sesuai objek yang di seleksi)
- klik "Export As" untuk menentukan directory dimana file akan disimpan
- Centang "Hide all except selected" (artinya objek yang tidak terseleksi tidak akan ikut di export)
- Klik Export

dan tahap 3 selesai.

KESIMPULAN
Dalam 3 tahap ini saya buat dalam pembuatan dasar objek vector yang sangat membantu saya di awal design.
Anda tinggal melakukan improvisasi dengan objek, warna, bentuk bahkan memasukan objek foto kedalamnya untuk berkreasi.
Seperti yang biasa saya tulis "Karya itu bergantung dengan skill sedangkan Software hanya pendukung"

Terimakasih



Hari ini akan saya bahas kembali tentang apa saja fitur-fitur terbaru dari inkscape 1.0 yang baru rilis sekitar 1 atau 2 bulan lalu.

Inkscape adalah sebuah software design grafis berbasis vector seperti halnya corel draw ataupun adobe illustrator namun dia bersifat open source dan gratis.

sebuah fakta menarik bahwa inkscape sudah dikembangkan hingga 15 tahun dan baru saja masuk ke versi 1.0 secara resmi yang versi beta nya sendiri tergolong cukup lama di versi 1.0.

Apa saja fitur-fitur barunya ? silahkan cek dibawah

1. Dark Mode dan Customisasi Interface


    Dibalut dengan tampilan baru yang sangat millenial dan keren di masa ini. Inkscape menawarkan mode dark mode di dalam konfigurasinya.
sebelumnya pada versi 0.9x inkscape bisa dipasang versi dark mode nya menggunakan file2 tambahan yang pada dasarnya bersifat mod. namun kini ia telah terpasang secara default pada menu preference - interface pada inkscape terbaru ini.
Dan fitur lainnya dalah customisasi interface sperti theme, icons dan tampilan UI nya.

Apa saja fitur-fitur terbaru dari inkscape 1.0

2. Live path effects


Apa saja fitur-fitur terbaru dari inkscape 1.0
Atau bisa disingkat LPEs adalah sistem untuk menerapkan jenis-jenis efect pada path. kita bisa menerapkan sebuah path untuk dimodifikasi berdasarkan pola yang tersedia yang dimana kita dapat melakukan hide effect untuk melihat path sebelumnya.

3. Canvas yang lebih flexsibel


Pada versi yang baru ini canvas dibuat lebih flexibel dan sangat cocok untuk editing yang lebih bebas. seperti halnya "mirror and rotate the canvas", "xtray and split-view modes", "Powerpencil mode", "vectorize kube drawings dan offset, Powerclip and powermask LPEs.

4. PDF export, text dan perbaikan dokumen untuk design


Fitur lainnya adalah export pdf, dan pengaturan objek yang lebih flexibel dari fitur "Align and distribute" sehingga memudahkan dalam  pengaturan posisi suatu object yang lebih presisi.


Note 

Sebenarnya masih banyak fitur-fitur baru yang disediakan oleh inkscape versi terbaru ini. Namun saya menuliskan beberapa fitur yang baru saja saya cek di versi 1.0.
untuk download inkscape 1.0 https://inkscape.org/release/inkscape-1.0/

Pengalaman pribadi

Ada banyak fitur baru yang saya sukai seperti halnya yang saya jelaskan diatas. Namun dalam beberapa kasus saya katakan inkscape versi 1.0 lebih berat dari versi sebelumnya tapi tetap usable untuk object yang tidak terlalu berat dan besar. ya semoga bisa aja lebih di optimalkan di update berikutnya.

Kesimpulan

Inkscape versi terbaru ini merupakan loncatan update besar dari yang sebelumnya dengan fitur-fitur baru untuk memudahkan design berbasis vector. Namun masih belum ramah dengan spec low end.


Selamat siang sobat blog...

Kita semua tentunya tidak asing dengan software design grafis berbasis vector bernama corel draw yang di buat oleh corel dan adobe illustrator yang dibuat oleh adobe.
2 Perusahaan besar ini tampaknya sudah merajai pasar untuk bidang tersebut. terlebih lagi dengan banyaknya pembajakan kedua software ini yang artinya sebagian besar designer di dunia membutuhkan kemampuan dan fitur-fiturnya.
Namun mahalnya lisensi dan beratnya penggunaan resource pc di 2 aplikasi tersebut membuat kendala di sebagian designer. khususnya mereka yang menghargai lisensi dan mencari penghasilan halal dari bidang ini. termasuk salah satunya adalah saya.

Kemudian saya menemukan Inkscape sebagai alternatif untuk memenuhi semua pekerjaan saya.
Inkscape User Interface
Pengalaman :
Sebelumnya saya adalah pengguna corel draw untuk urusan design grafis. Namun kemudian saya memutuskan berhenti memakainya karena alasan lisensi dan juga pemakaian resource yang berat di laptop saya.
Akhirnya saya menemukan inkscape. Awalnya saya tidak mempercayai ada software GRATIS semacam ini.
Setelah beberapa kali penyesuaian akhirnya saya bisa beradaptasi dengan software ini dan saya rasa sudah dalam posisi nyaman memakai Inkscape.
format file default dari inkscape adalah SVG. selain itu dia juga bisa membuka format lainnya yang berasal dari corel draw(*.cdr) ataupun ilustrator.
Jadi cukup memudahkan kita untuk move on.

User Interface :
Secara tampilan Inkscape kelihatan cukup familiar dengan corel draw. Mungkin karena sama-sama berbasis vector dan sama-sama mengutamakan kemudahan user untuk melakukan design grafis.
dan ditambah lagi kita bisa mengubah tema dengan dark mode ataupun mengganti tampilan iconnya karena Inkscape bersifat opensource.

Inkscape Interface 2
Resource Requirements :
Dari segi penggunaan resource pc. Inkscape menawarkan penggunaan spec yang lebih rendah dari saingannya. dari pengalaman pribadi saya bisa lebih maksimal dan smooth mendesign di Inkscape dengan laptop dualcore dan ram 4gb.
dan ukuran software nya pun terbilang cukup kecil yaitu sekitar 300 mb.

Apakah bisa menggantikan corel draw dan ilustrator ?
dan kesimpulannya apakah inkscape dapat menggantikan kedua software tersebut. Bagi saya pribadi adalah "IYA" karena mengingat fitur-fitur dasar dalam design berbasis vector kurang lebih sama. hanya saja software commercial seperti corel draw memiliki beberapa fitur lebih yang biasanya untuk memudahkan user untuk membuat bentuk-bentuk tertentu.
tapi semua kembali kepada skill masing-masing dalam design.
dan bagi saya pribadi Inkscape cukup worth it digunakan