Hari ini saya kembali menulis artikel tentang sebuah software editor video ringan, powerful dan gratis terbaik. Dan kali ini saya membahas kdenlive tepatnya di versi terbaru yakni 20.08 .https://kdenlive.org/en/download/


    baca juga : 8 Rekomendasi Aplikasi edit video terbaik tanpa watermark

        Sebenarnya saya sudah cukup lama mengenal editor video yang satu ini dari awal saya menggunakan linux bahkan. Cuman karena saat itu kdenlive termasuk sangat susah dipakai dan juga banyak bug.

        Berbagai keluhan dari banyak user yang saya lihat di internet kebanyakan mengeluhkan tentang bug dari kdenlive. namun, hebatnya komunitas yang mengembangkan kdenlive terus memperbaiki dan memperbarui fitur-fitur dari kdenlive. Hingga saat ini telah mencapai versi 20.08 yang datang dengan banyak pembaruan termasuk UI yang lebih dinamis dan fleksibel.

Sejarah kdenlive 

        Kdenlive merupakan singkatan dari KDE Non-Linear Video Editor. Kdenlive adalah sebuah software editing video free open source yang berbasis pada MLT framework, KDE dan Qt.

Project kdenlive dimulai oleh Jason wood pada tahun 2002 dan sekarang dikembangkan oleh sebuah developer kecil. Dengan rilisnya kdenlive 15.04.0 yang menjadi bagian resmi dari KDE Project.

Kdenlive sendiri tersedia di berbagai platform seperti dibawah ini

- Linux

- Windows

- macOS

- FreeBSD

 source : https://en.wikipedia.org/wiki/Kdenlive

User Interface kdenlive

        Pada bagian User Interface atau tampilan antarmuka nya terbilang cukup bagus untuk software gratis. Jika kalian melihat dari UI terbarunya makan akan terasa tidak asing seperti Wondershare filmora ataupun windows movie maker 2020. Atau mungkin seperti adobe premiere namun lebih sederhana.

Di kdenlive kita dapat dengan mudah melakukan kustomisasi UI sesuai keinginan kita. Dan kebetulan di versi 20.08 ini kdenlive memberikan fitur tab agar kita lebih mudah berpindah menu tools seperti effect ataupun audio.

dan secara default kita telah diberikan UI tab seperti :

  • Logging, untuk mengatur resource dan media awal editing

  • Editing, untuk tampilan fokus kepada editing, secuence dan lainnya

  • effects, untuk tampilan yang lebih fokus kepada pemberian effect, transisi dan lainnya

  • Audio, untuk tampilan yang lebih fokus kepada https://en.wikipedia.org/wiki/Kdenliveediting video

  • Color, untuk tampilan yang lebih fokus kepada coloring atau grading.

dari beberapa tab diatas mengingatkan saya seperti Davinci Resolve namun di dalam versi yang lebih simpel dan ringan.

 

Apakah kdenlive cocok untuk pemula ?

        Pada dasarnya kdenlive dibuat untuk kebutuhan professional editing. Dimana akan ada banyak tools yang sedikit sulit dipahami untuk orang yang baru mengenal editing video. Namun, Jika dibandingkan dengan beberapa editor video free open source lain seperti lightworks ataupun blender. Maka kdenlive akan terasa lebih mudah dipelajari. Terlebih lagi ada banyak effect telah ter include di satu paket kdenlive.

 Apa saja fitur kdenlive ?

Berikut akan saya sebutkan beberapa fitur umum di kdenlive berdasarkan dari situs officialnya

  • Mendukung banyak format video dan audio
  • Interface yang dapat di kustomisasi
  • Titler untuk membuat judul ataupun teks 
  • Banyak effect dan transisi tersedia secara default
  • Audio dan video scope (audio meter, histogram, wavefohttps://en.wikipedia.org/wiki/Kdenliverm, vectorscope, RGB parade)
  • Proxy editing, Untuk editing playback yang lebih ringan
  • Automatic backup
  • Resource pack tersedia secara online melalui kdenlive add-on installer
  • timeline preview
  • keyframeable effect
  • themable interface
  • dll

 

Kesimpulan dan Review saya tentang kdenlive

Saya baru saja kembali menggunakan kdenlive sekitar beberapa hari. Karena penasaran tentang perkembangannya. Dan akhirnya saya temukan update yang sangat menarik di versi 20.08. Yang membuatnya lebih simpel dan mudah digunakan bagi editor dengan skill menengah seperti saya yang tidak begitu pro ataupun pemula.

Sebelumnya yang membuat saya tertarik juga ada di versi 20.04 dimana kdenlive dapat dengan mudah mengganti kualitas resolusi dari playback dari 1:1 ke 720p, 480p, 360p, 240p dengan sangat mudah tanpa harus mengonvert semuanya menjadi proxy clip seperti yang pernah saya lakukan di davinci resolve dan blender yang menurut saya lebih ribet aja caranya. Hal ini tentu sangat vital dalam editing video terutama di spec pc yang pas pasan untuk memutar playback.

    baca juga  : Preview Olive Video editor gratis terbaru 2019

Dan saya katakan bahwa kdenlive terbaru ini sangat worth it digunakan. Terimakasih kepada komunitas developer dan tim KDE untuk pengembangan kdenlive ini. semoga kedepannya bisa menjadi lebih baik dan dapat menyaingi commercial software seperti adobe premiere, wondershare filmora ataupun sony vegas pro.

Untuk mengunduh kdenlive bisa lewat link officialnya dibawah ini

https://kdenlive.org/en/download/

 

terimakasih 

 

 

 

 

     Hari ini saya kembali menulis artikel tentang operating system dengan judul "alasan untuk menggunakan dan tidak menggunakan linux".

    Sebelumnya penjelasan ini berdasarkan persfektif dan pengalaman pribadi saya. Dan karena saya menggunakan keduanya dalam kegiatan tertentu. 

 Berikut akan saya jelaskan dari beberapa point di bawah.

Alasan menggunakan linux

Saya pribadi untuk 80% kegiatan di depan layar komputer menggunakan sistem operasi linux. Dalam hal ini saya menggunakan Manjaro dengan desktop KDE Plasma. 

 Baca juga :  Pengalaman saya bekerja dengan software gratis

berikut adalah beberapa alasan saya

  • Gratis dan open source

        Sudah menjadi hal umum bahwa linux memiliki lisensi gratis dan open source yang bisa digunakan oleh semua orang. 
kalian tidak perlu khawatir tentang pesan meminta lisensi atau munculnya watermark seperti pada OS bajakan pada umumnya yang bahkan menutup beberapa fiturnya setelah habis masa trial.
Hal ini tentu terjadi pada OS Windows yang tidak memiliki lisensi resmi. Namun, Perlu diingat bahwa ada sebagian kecil linux yang berbayar seperti Zorin Ultimate. Tapi sebagian besar Distribusi linux adalah gratis.
  •  Tidak rentan terhadap virus

        Virus sendiri adalah salah satu hal yang paling menyebalkan bagi pengguna windows. Karena dapat menyebabkan rusaknya OS, Membuat file corrupt, OS jadi penuh iklan dan sebagainya. 
        Dan linux di claim sebagai OS yang lebih kuat dalam proteksi terhadap virus. Namun, bukan berarti tidak ada virus sama sekali di linux. Ingat ? No system is safe atau tidak ada sistem yang benar-benar aman karena sistem masih buatan manusia.
  • Komunitas yang ramah

        Jika kalian bergabung dengan komunitas linux. maka kalian akan temukan banyak anggota yang ramah dan suka rela memberikan opini dan petunjuk untuk menyelesaikan permasalahan yang kalian dapat di linux meskipun kadang ada juga sih yang bar-bar. 
        Kalian bisa menemukan di berbagai platform seperti facebook dan telegram untuk komunitasnya.
  • Penghasilan halal tanpa bajak software dan OS

Ketergantungan dengan perangkat yang tidak support linux        Ini sebenarnya sering kali menjadi perdebatan di forum-forum software. Namun, saya sendiri menegaskan bahwa penghasilan yang didapat dari software bajakan itu tidak halal. Karena membajak itu dapat diartikan sebagai mencuri. Dan menggunakan alat curian untuk mencari uang itu bukanlah hal yang halal. Hal ini sendiri adalah alasan besar saya bermigrasi ke linux karena sewaktu itu saya belum memiliki cukup uang juga untuk membeli lisensi windows. Namun, Seiring berjalannya waktu saya malah terbiasa untuk produktif di linux sehingga belum ada pikiran untuk kembali ke windows. saya sendiri menggunakannya linux untuk pekerjaan IT dan juga designer grafis untuk membuat poster, undangan, logo dan lainnya menggunakan inkscape, gimp dan krita.
  • Mengurangi distraksi agar lebih profuktif

        Beberapa hari yang lalu saya temukan di sebuah forum komunitas linux. Sebagian dari mereka menyatakan bahwa linux lebih banyak digunakan oleh orang yang produktif. Mengapa ? karena konten hiburan di linux lebih sedikit daripada windows. contohnya adalah dalam hal gaming.
        Patut diakui bahwa linux memiliki kemampuan gaming yang lebih rendah daripada windows. dan tidak semua developer game mensupport industri gaming di linux. Namun, kita belum tahu tentang perkembangan kedepannya karena di tahun ini dalam industri linux gaming terbilang berkembang cukup signifikan dengan dukungan dari protondb atau steamplay, lutris dan lainnnya.


Alasan tidak menggunakan linux

Selain hal diatas maka akan saya buatkan juga beberapa alasan seseorang tidak direkomendasikan menggunakan linux. 

BACA JUGA : Alasan sebagian besar masyarakat suka menggunakan software bajakan ?

Dan berikut adalah alasannya

  • Berada di lingkungan yang mengharuskan saling kompatibel dengan mayoritas

        Salah satu alasan mengapa linux jarang digunakan adalah karena linux adalah minoritas dan masih awam bagi masyarakat umum. Sehingga akan sangat sulit untuk mencocokan ekstensi dan format data yang dimiliki oleh mayoritas orang yang menggunakan windows. contohnya adalah ketika mayoritas orang menggunakan format file cdr, ai, psd maka user linux akan memiliki sedikit kendala dalam komptabilitas. meskipun software open source seperti krita ataupun gimp memilikik kemampuan untuk membaca file2 tersebut. namun, tidak 100% akurat karena perbedaan bahasa program
  • Memiliki lisensi resmi untuk software yang tidak support linux.

         Dalam hal ini saya contohkan jika kalian memiliki lisensi resmi untuk produk adobe misalnya. kalian telah berlangganan produk tersebut yang pada dasarnya hanya support untuk sistem windows. Akan sangat disayangkan dengan hal tersebut. Meskipun, hal tersebut bisa dilakukan dengan beberapa metode seperti menggunakan "wine" untuk membuka software windows di linux. namun, tetap saja software tersebut tidak bekerja secara sempurna layaknya di windows. Kecuali dalam hal ini software yang bersangkutan akan mensupport linux.
  • Ketergantungan akan software tertentu yang tidak support windows

         Dalam hal ini memang menjadi salah satu penyebab user tidak bisa migrasi ke linux. contohnya adalah dalam pekerjaan pemetaan menggunakan autocad yang windows only ataupun para editor video. Karena saya akui untuk editing video di linux tidak sekompleks windows. mungkin ada beberapa editro video yang cukup baik seperti Davinci resolve, blender, kdenlive dan lightworks. namun user yang sudah mahir dengan software yang dia sudah gunakan bertahun-tahun akan sangat sulit untuk migrasi. terlebih lagi untuk sumber penghasilan.
  • Permasalahan driver pc    

        Hal ini juga sering menjadi suatu masalah di linux. dimana beberapa driver tidak support secara penuh di linux. contohnya, seperti driver VGA, wireless dan lainnya. dalam hal ini pengalaman saya terjadi pada driver Nvidia yang harus diinstall secara manual di linux. Namun, bagi kalian yang suka oprek-oprek dan troubleshoting mungkin akan lebih mudah menyelesaikan permasalahan ini. Atau kalian bisa bertanya di forum-forum linux.
  • Ketergantungan dengan perangkat yang tidak support linux

        Beberapa perangkat tidak memiliki support untuk linux. contohnya yang pernah saya alami pada printer id card yang hanya support windows. Ataupun beberapa printer dengan merek khusus. Untuk printer dengan merek umum seperti canon, epson ataupun brother umumnya telah disupport dengan baik di linux.



Kesimpulan

 Dari beberapa hal diatas adalah kebanyakan tentang migrasi dan adaptasi ke software baru. Bagi kalian yang berwawasan lebih di bidang IT mungkin akan lebih mudah dalam proses migrasi dari sistem operasi bajakan ke sistem free open source dengan segala software gratis di dalamnya.

Jadi untuk memulai hal yang lebih baik dalam hal ini contohnya migrasi ke linux tentu memerlukan usaha lebih juga sehingga akan lebih nyaman untuk move on.


terimakasih

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

        Hari ini saya kembali berbagi artikel tentang software alternatif yaitu tentang Apakah krita dapat menggantikan Adobe photoshop dengan baik.

        Dan perlu diingat bahwa sebelumnya review ini berdasarkan hasil analisis dan pengalaman pribadi menggunakan software yang bersangkutan.

Sebelumnya saya telah merekomendasikan GIMP atau GNU Image Manipulator sebagai alternatif dari Adobe Photoshop.

BACA JUGA : Software alternatif adobe creative cloud terbaik

Namun beberapa hari terakhir ini saya memutuskan untuk mencoba Krita dan menggunakannya sebagai editor foto atau gambar. Dan saya cukup terkesan dengan ini bahwa sesuatu yang tidak disangka-sangka bisa dilakukan oleh sebuah software dengan lisensi free open source.

Dan berikut saya akan berbagi pengalaman saya menggunakan krita.

Apa itu Krita ?

        Krita adalah sebuah software free open source yang digunakan oleh professional untuk menggambar, melukis dan memanipulasi gambar. Pada dasarnya krita lebih ditujukan untuk kegiatan menggambar dengan pen tab ataupun mouse oleh para seniman.

        Krita dirancang dengan multiplatform sehingga bisa digunakan oleh semua orang dari user Linux, Windows, macOS, Android hingga IOS. Namun untuk versi mobile smartphone hanya berlaku untuk tab ataupun ipad.

        Sebagai software drawing Krita pada dasarnya lebih tepat dikatakan sebagai alternatif dari autodesk sketchbook, Corel painter maupun procreate. Namun, dari segi fitur bisa dikatakan juga sebagai alternatif free open source terbaik dari Adobe Photoshop. Karena selain memiliki kemampuan menggambar, Krita juga memiliki kemampuan manipulasi foto yang cukup baik.


Sejarah Krita 

    Nama krita memiliki multi-referensi budaya. Dalam bahasa swedia, krita berarti "krayon" dan rita berarti "menggambar. dan dalam konteks lainnya dari bahasa india kuno krita memiliki arti "sempurna".

    Krita awalnya dikembangkan sekitar tahun 1998. Krita sendiri mengalami beberapa perubahan nama mulai darai KImageShop, Krayon dan Krita yang sudah menetap hingga sekarang.

    Diantara tahun 2004-2009 krita telah dikembangkan sebagai software umum untuk memanipuasi gambar layaknya Adobe Photoshop dan GIMP. Namun, Sejak sekitar tahun 2009 Project krita mulai berubah arah dengan tujuan menjadi sebuah software menggambar seperti halnya Corel Painter dan SAI. Dan mungkin karena hal ini juga krita memiliki kemampuan dalam manipulasi gambar dan menggambar.

    Dan Krita Foundation akhirnya dibangun sekitar pada tahun 2013 untuk mengembangkan Krita secara lebih lanjut. Yang kemudian Krita foundation bekerja sama dengan Intel untuk membuat Krita Sketch sebuah kampanye marketing dan  Krita Studio dengan GmbH sebagai versi komersial untuk keperluan support film dan studio VFX.

Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Krita


Fitur Krita

Krita memiliki segudang fitur untuk menggambar dan manipulasi gambar. Dan akan saya sebutkan beberapa fitur umum saja, karena kalau semuanya bakal kebanyakan dan pada belum saya pelajari :v . 

Dan berikut adalah beberapa fitur dari krita.

  • UI yang fleksibel dan bersih
  • Semua tools yang mungkin kalian butuhkan
    • Brush yang bagus-bagus
    • Brush stabilizers
    • vector & text
    • Brush engine
    • wrap-around mode
    • Resource manager
  • Drawing Assistants
  • Layer Management
  •  Select & Transform
  • Full Color Management
  • OpenGL Enchanced
  • PSD Support (File dari Adobe photoshop)
  • HDR Painting
  • Phyton Scripting
  • Training Resource
  • Other

Dan  banyak lagi fitur-fitur dari krita yang tidak saya jelaskan semuanya satu per satu. 

 

Dan salah satu fitur yang saya suka adalah dukungan pada file dengan format PSD yang merupakan berasal dari Adobe Photoshop yang tentu memudahkan user untuk mencari Creative Common Resource untuk keperluan editing yang dimana kebanyakan memiliki format PSD.

Krita sendiri memiliki format bawaan miliknya sendiri yaitu "*.kra" untuk menyimpan semua informasi pengeditan dari krita.

User Interface Krita 

Secara tampilan antar muka krita memiliki tampilan yang simpel namun cukup powerfull dan enak dipandang. Sekilas akan begitu mirip dengan Adobe Photoshop jika dibandingkan dengan GIMP. 

Krita sendiri memiliki sistem tema yang bisa kita konfigurasi sendiri. 

Screenshot :


Jika kalian lihat diatas Krita memiliki bar icon tools di bagian samping kiri dan juga layer option, Tools option, Brush pada bagian kanan.

 

Apakah krita bisa menggantikan Adobe photoshop ?

    Jawabannya adalah tergantung dari skill masing-masing. Krita secara fitur bawaan bagi saya pribadi cukup powerfull untuk menggantikan tugas Adobe Photoshop dengan tolak ukur skill saya.

Saya melakukan beberapa percobaan dari manipulasi gambar, Seleksi dan transform objek, Color Balancing, Blending, Masking dan lainnya. 

Terlebih lagi krita memiliki Brush bawaan yang sangat indah karena pada dasarnya brush bawaan dari krita digunakan untuk keperluan melukis.

Salah satu kendala saya di krita adalah selection tools yang tidak selengkap photoshop. Saya sebenarnya sudah sangat lama tidak menggunakan Adobe photoshop jadi mohon dikoreksi karena saya tidak begitu mengikuti perkembangan fiturnya saat ini.


Dan berikut adalah hasil pekerjaan saya menggunakan krita sebagai software manipulasi gambar. Dan saya akan mengilustrasikannya

(CONTOH) Membuat Design Mockup Produk


Kesimpulan

Krita sejauh ini sangat memenuhi ekspetasi saya dalam image manipulator. Meskipun ada beberapa kekurangan tentunya seperti dalam teknik seleksi yang tidak sekompleks photoshop.

Namun untuk hal lainnya saya rasa cukup baik dan saya akan lebih rekomendasikan menggunakan Krita daripada gimp. Namun, semua kembali ke skill masing-masing karen gimp juga cukup powerfull sebagai software free open source.

Untuk yang ingin mendownload dan  menginstall krita secara gratis bisa langsung ke situs dibawah

Krita Official

BACA JUGA :

Photogimp membuat GIMP terasa seperti photoshop gratisan ?

Cara install photogimp di Windows dan linux

Terimakasih

     

        Hari ini saya kembali menulis tentang 5 software gratis yang wajib ada di pc kalian part 2. setelah sebelumnya saya juga menulis artikel yang sejenis dibawah ini.

BACA JUGA : 5 Software Gratis yang wajib ada di PC kalian part 1 

        Di tahun 2020 ini semakin banyak software gratis dan open source yang berkembang cukup signifikan. Beberapa industri dan perusahaan juga telah menggunakannya untuk software harian. Bahkan beberapa diantaranya juga telah bersaing dan tak kalah populer dari software berbayar.

Berikut adalah list nya.

 

1.Visual Studio Code

     Visual Studio Code Adalah sebuah software text editor yang umumnya digunakan untuk para programer. VSCode dikembangkan oleh salah satu perusahaan perangkat lunak terbesar yaitu microsoft. Visual Studio Code sempat menjadi text editor di ranking terpopuler di Stack Overflow pada tahun 2019 menurut survey para developer. Dan kabar baiknya VSCode datang dengan lisensi free open source dengan segudang fitur di dalamnya untuk memaksimalkan kinerja para programmer. Beberapa fitur diantaranya seperti dukungan untuk debugging, syntax highlighting, intelligent code completion, snippets, code refactoring dan embbeded gift. 

User juga dapat dengan bebas mengubah tema UI, shortcut keyboard dan menginstall ekstensi-ekstensi untuk mendukung kinerja programming. 

Screenshot :

 

Platform : Windows, Linux dan macOS


 

2. Krita

      Krita adalah sebuah software editor gambar yang multifungsi diantaranya seperti edit gambar, design vector, menggambar, melukis dan membuat animasi. Pada dasarnya Krita dapat dibilang seperti alternatif dari Adobe Photoshop ataupun seperti Affinity designer. 

Krita memiliki sistem layer layaknya photoshop dan juga memiliki vector layer layaknya illustrator. Sebenarnya krita lebih ditujukan untuk menggambar ataupun melukis. Namun, Dalam pengalaman saya pribadi krita juga memiliki kemampuan yang cukup baik dalam hal manipulasi gambar.

Dari segi interface terbilang akan familiar dengan illustrator atau photoshop. Begitu sederhana namun tetap enak dilihat. Sungguh sangat mencengangkan ketika melihat software sekomplex ini tersedia dengan lisensi free open source.

Screenshot :

Platform : Windows, Linux dan macOS

 BACA JUGA : Software alternatif adobe creative cloud terbaik

 

3. Bitwarden 

        Bitwarder adalah sebuah software password manager untuk mengelola segala jenis akses yang kita miliki. Pada dasarnya password dari akun yang kita simpan di dalam bitwarden akan dienkripsi ke dalam vault berdasarkan akun yang telah kita buat

Salah satu kelebihan bitwarden selain lisensi nya yang free open source adalah multiplatform yakni dia tersedia di perangkat mobile, desktop hingga browser.

Screenshot :

 

Platform : Windows, Linux, Mac OS, Android, IOS dan Ekstensi browser (chrome, firefox, opera, edge, safari, vivaldi, brave dan tor browser)

 

4. Lightshot dan Flameshot

        Lightshot dan flameshot merupakan 2 aplikasi yang berbeda. Namun memiliki fungsi yang sama yakni untuk screenshot desktop yang kita gunakan. Perbedaannya adalah keduanya tersedia diplatform yang berbeda.

Lighshot : Windows dan Mac

Flameshot : Linux


5. Virtual Box

        Virtual Box adalah sebuah software untuk membuat virtual machine. Singkatnya adalah kita dapat menginstall sebuah sistem operasi ke dalam Virtual box.

Virtual Box banyak digunakan untuk keperluan simulasi jaringan, Percobaan OS khususnnya pengguna linux dan untuk keperluan server virtualisasi.

Saya sendiri menggunakan Virtual box semenjak saya masih di SMK untuk mempelajari linux server tanpa mengganggu perangkat asli saya. Dan saya juga menggunakkannya untuk mempelajari konfigurasi dari router mikrotik dengan menginstall routeros ke dalam virtual box.

Sebenarnya Virtual box juga merupakan alternatif dari VMware yang setahu saya dulu nya adalah software berbayar, Namun kini ia juga menyediakan VMware player secara gratis. Namun, dalam hal ini Virtual box masih bisa bersaing dengan VMware.

Screenshot :

 

Platform : Windows, Linux, macOS dan Solaris


Dan cukup sampai disini pembahasan saya tentang 5 Software gratis yang wajib ada di pc kaian part 2 ini. Mungkin jika artikel ini cukup populer maka akan saya buat artikel part 3 nya.

dan BACA JUGA :



        Hari ini saya menulis artikel tentang libreoffice dan apakah libreoffice dapat menggantikan microsoft office setelah update terbaru di versi 7.0 ini. Sebelumnya Saya akan perkenalkan dulu tentang detail software ini. 

Baik kelebihan dan juga kekurangan berdasarkan pengalaman pribadi.

Apa itu LibreOffice ?

        Libre office adalah sebuah paket software office Open source gratis yang terdiri dari pengolah kata (writer), Pengolah angka spreadsheet (calc), Database (Base), Gambar (draw), Persentasi (Impress) dan matematika (math). Libre office sendiri dibuat dengan tujuan memenuhi fungsi pembuatan dokumen kantor dan pekerjaan lainnya.

        Libre office memiliki lisensi ganda LGPL v3 (atau latest) / MPL 2.0 untuk kontributor baru agar memungkinkan lisensi tersebut untuk ditingkatkan. Bagian yang paling luar biasanya adalah sofware ini dapat digunakan secara gratis dan termasuk yang paling ramah soal system requirements. 

Setidaknya hingga saat ini libreoffice tersedia untuk Windows, MacOS dan Linux.

Sejarah Singkat Libre office

        Libre office adalah pengembangan dari project open office sebelumnya yang dimana saya ketauhi telah diakuisisi oleh pihak oracle. Dikembangkan oleh The Document Foundation (RDF). Nama libre office merupakan gabungan dari kata libre yang berasal dari bahasa spanyol dan prancis yang berarti bebas dan juga kata office yang berarti kantor dalam bahasa inggris.

        Libre office merupakan turunan dari OpenOffice.org pada tahun 2010, dimana merupakan sebuah versi open source dari staroffice yang merupakan pendahulunya. Data ini saya kutip dari wikipedia.

 Paket yang tersedia dalam libre office

1. Writer

    Adalah software pengolah kata yang digunakan untuk membuat dokumen ataupun kegiatan surat menyurat. Jika komparasi dengan office lain maka kalian akan menemukan Writer akan serupa dengan microsoft word ataupun wps writer.

Writer memiliki ekstensi default dengan format ODF. Namun juga dapat membaca ekstensi dari office lainnya seperti  doc ataupun docx. 

Secara komptabilitas dengan format umum seperti doc saya rasa Writer cukup baik dalam membaca file-file tersebut.

Screenshot :

 

 

2. Calc

    Adalah software pengolah angka yang digunakan untuk membuat spreadsheet ataupun kegiatan kalkulasi. Jika dikomparasi maka Libre calc memiliki fungsi yang sama dengan Microsoft Excel dan juga WPS Spreadsheet.

Calc memiliki ekstensi default dengan format ODS (ODF Spreadsheet). Namun juga dapat membaca ekstensi dari office lainnya seperti xls ataupun xlsx.

Secara komptabilitas masih cukup baik dengan format xls ataupun xlsx yang notabennya berasal dari microsoft office.

Screenshot :



3. Impress

    Adalah software pengolah persentasi yang digunakan untuk membuat slideshow persentasi. Jika dikomparasi maka Libre Impress memiliki fungsi yang sama dengan Microsoft Powerpoint dan juga WPS Presentation.

 Impress memiliki ekstensi default dengan format ODP (ODF Presentation). Namun juga dapat membaca ekstensi dari office lainnya seperti ppt dan pptx

Secara komptabilitas saya cukup terkejut dengan Impress karena dapat membuka file ppt dari Microsoft power point tanpa merusak tema nya. Namun  akan ada sedikit permasalah di sistem animasi dan transisi dimana Libre Impress tidak memiliki jenis transisi yang sama persis dengan power point yang kelihatannya lebih canggih dan smooth.

 

4. Libre Base

    Adalah software pengolah database yang digunakan untuk pengelolaan database. Dalam hal ini fungsinya sama seperti Microsoft Access.

Untuk libre base tidak banyak yang saya ketahui karena saya sendiri tidak menggunakannya. Untuk menjalankannya bahkan harus didukung dengan Java Runtime Environment. Namun, Dari pengalaman teman saya yg seorang programmer Libre Base cukup baik dalam fungsinya sebagai alternatif Microsoft Access.

Screenshot :

 

5. Libre Math

    Adalah sofware pengolah formula yang digunakan untuk mengetikkan rumus atau formula matematika secara detail. Dan libre math dapat digunakan ke dalam dokumen teks, spreadsheet, persentasi maupun image. Math memungkinkan anda untuk memasukan rumus matematika dan ilmiah yang di format secara detail. Dan rumus yang digunakan dapat mencakup bernagai macam elemen mulai dari pecahan, suku dengan eksponen, indeks, integral, fungsi matematika, sistem persamaan dan pertidaksamaan hingga matriks

Sejauh yang saya ketahui ini adalah software yang tidak memiliki komparasi di microsoft office (mohon koreksi jika saya salah). Dan memiliki ekstensi default ODF.

Screenshot :


6. Libre Draw

    Adalah software pengolah gambar sederhana yang digunakan untuk membuat dan memanipulasi data gambar digital 2 dimensi. Baik dari bentuk vektor standar seperti garis, persegi, lingkaran hingga bangun geometri lainnya. Draw sangat cocok digunakan untuk pembuatan flowchart ataupun sebuah struktur dengan turunan yang dihubungkan dengan garis seperti struktur jabatan.

    Sekilas fungsi draw seperti gabungan antara Microsoft Visio, paint dan beberapa bagian kecil dari software design vector seperti corel, illustrator ataupun inkscape dan photoshop. draw dapat bekerja dengan format gambar yang umum seperti BMP, GIF, JPEG, PNG, TIFF dan WMF.

Draw memiliki Ekstensi default ODG (ODF Drawing). Namun Draw juga bisa membuka file dengan format gambar umum seperti yang saya contohkan sebelumnya. Dan hal yang mengejutkan dari Libre draw adalah dapat membuka file dengan Ekstensi CDR, AI, SVG dan PSD meskipun tidak terlalu akurat.

Dan salah satu hal mengejutkan lainnya adalah di dalam Libre Draw kita dapat mengedit file pdf dengan mudah dan gratis tentunya. Dimana fitur seperti ini tidak ada di MS Office dan WPS harus membayar fitur premium untuk Editing melebihi halaman tertentu.

 Screenshot :



Seberapa baik komptabilitas LibreOffice kepada Microsoft Office ?

    Baiklah sebelumnya sudah saya jelaskan diatas namun akan saya tunjukan ilustrasinya melalui gambar dibawah yang saya ambil dari LibreOffice dan Microsoft office versi Live web. Dan dalam hal ini saya mengambil file dari format DOCX, XLSX dan PPTX.

Dari hasil ilustrasi diatas saya tidak menemukan perbedaan signifikan dari layout dan lainnya. Yang artinya LibreOffice memiliki komptabilitas yang cukup baik khususnya di versi 7.0 ini.

Apa yang baru dari LibreOffice versi 7.0

Baru-baru ini libre office merilis versi terbarunya yaitu versi 7.0 yang resmi sekitar awal Agustus 2020. Dan berikut adalah apa saja hal yang baru ataupun ditingkatkan pada versi terbaru.

  • Peningkatan komptabilitas untuk file microsoft office
  • Format bawaan dari libre office OpenDocument Format (ODF) ditingkatkan ke versi 1.3
  • Icon  defaukt baru pada MacOS: Sukapura
  • Banyak objek baru dari menu shape seperti arrow, diagram, icon dan lainnya
  • Glow dan soft edge effect untuk objek
  • Menggunakan Skia Engine untuk performa yang lebih baik
  • Dan banyak fitur baru lainnya yang bisa kalian cek disini

 

Kelebihan LibreOffice

  • Lisensi opensource yang gratis digunakan oleh siapa saja
  • Memiliki komptabilitas yang cukup baik dengan office yang lebih umum
  • Memiliki paket office yang lengkap sesuai kebutuhan yang merupakan salah satu point plus jika dibanding office gratis lainnya seperti WPS, Softmaker FreeOffice dan OnlyOffice.
  • Interface yang sederhana dan dapat dirubah dengan rambilan ribbon tab untuk memudahkan user pindahan dari office lain
  • Ramah dengan spesifikasi komputer karena office ini cukup ringan

Kekurangan LibreOffice

  • User Interface atau Tampilan yang tergolong cukup sederhana jika dibanding office yang lainnya
  • Permasalahan transisi dari file ppt di Impress
  • Tutorial dan troubleshooting lebih sedikit di internet khususnya yang berbahasa indonesia sehingga terkadang menyulitkan user yang memiliki masalah pada rumus spreadsheet maupun penataan dokumen.
  • Terkadang terdapat beberapa bug. Hal ini sangat wajar karena bug juga terdapat di office berbayar. Dan perlu diingat bahwa libre dibuat oleh komunitas bukan perusahaan developer besar

 

Kesimpulan

    Sebelumnya saya lebih aktif menggunakan wps office. Namun akhir-akhir ini saat Libre office 7 rilis. Saya sangat tertarik untuk menggunakan libre office sebagai daily software. Ditambah lagi baru-baru ini saya menemukan libre draw yang cukup mudah digunakan untuk edit file pdf. Ditambah lagi ternyata cukup banyak komunitas libreoffice di indonesia yang saya temukan di sosial media. Sebagai alternatif Libre office termasuk yang terbaik di kalangan office gratis.

Untuk kalian yang ingin mengunduh dan menggunakan libre office silahkan cek melalui officialnya di bawah ini

https://www.libreoffice.org/ 

Saya juga telah membuat artikel ini dalam bahasa inggris di

FossWare

Terimakasih

 


        Hari ini saya kembali menulis tentang linux. Yaitu hal-hal yang harus diketahui sebelum pindah ke linux.

    Pada umumnya kebanyakan user baru yang ingin migrasi ke linux akan mendapati kesulitan-kesulitan tertentu. Baik pada sisi instalasi, adaptasi hingga mempelajari interface baru dari linux. Bahkan terkadang beberapa user yang ingin pindah mengalami kesulitan di bagian paling pertama yaitu memilih distro linux.

Dan berikut saya rangkum tentang hal-hal apa saja yang harus kalian ketahui sebelum pindah atau migrasi ke linux.


1. Menentukan distro terbaik untuk pemula


        Hal yang paling pertama dalam migrasi adalah menentukan distro linux. Hal ini menjadi penting karena setiap distro memiliki beberapa perintah dan struktur berbeda dalam konfigurasinya termasuk cara installasi.

    Untuk pemula akan saya sarankan untuk memilih distro turunan dari Debian ataupun ubuntu. Ya sebut saja seperti Linux mint, Elementary OS, Zorin OS, Pop OS dan Ubuntu itu sendiri.
Atau bagi kalian yang ingin mempelajari distro yang mudah dengan base arch linux bisa memilih manjaro
Adapun lebih lengkapnya ada di postingan saya berikut

2. Menentukan Desktop Environment


       Kedua yang tidak kalah penting adalah memilih Desktop Environment atau bisa kita singkat dengan DE. Linux desktop sendiri tidak dapat dipisahkan dari DE. DE adalah jenis GUI (Graphical user interface) dari linux. Setiap DE memiliki fitur dan tampilan yang berbeda-beda tergantung dari keperluan dan keinginan dari user. Beberapa DE yang paling terkenal diantaranya adalah Gnome, KDE Plasma, Cinnamon, Pantheon, Xfce, Lxte, Unity dan Budgie.

        Beberapa DE bisa saya sarankan untuk pemula khususnya yang sebelumnya lebih familiar dengan tampilan windows adalah Cinnamon dan KDE. Sedangkan, Jika kalian menginginkan tampilan yang baru dan berkesan linux banget bisa memilih DE seperti Gnome. Jika kalian suka dengan tampilan seperti Mac os maka bisa memilih pantheon ataupun budgie. Jika ingin mencari yang ringan maka bisa pakai Xfce, Lxte ataupun Cinnamon. Disini saya tidak bisa membahas semua DE secara spesifik dan mungkin akan saya post di artikel lain khusus tentang Desktop Environment.
        Dan sejauh ini DE yang saya pakai adalah KDE karena kustomisasi nya yang lebih bebas dibanding DE lain. Seperti gambar diatas adalah KDE yang telah saya kustomisasi seperti Mac OS Big sur


3. Mempelajari Installasi dan sistem partisi linux


        Ketiga yang tidak kalah penting adalah mempelajari cara installasi dan sistem partisi nya. Untuk installasi linux saat ini bisa terbilang cukup mudah seperti halnya menginstall windows saat ini. Bahkan sebagian besar linux memiliki Live system yang bisa kita gunakan sebagai demo untuk coba-coba.
    Pada windows kita akan menemukan partisi dengan format NTFS sedangkan linux memiliki format ext4. Perlu diketahui bahwa linux dapat mengenali partisi NTFS namun tidak sebaliknya. Artinya windows tidak dapat membaca partisi ext4 yang jika kalian memasang dual boot maka di sisi linux akan dapat membaca semuanya sedangkan windows tidak.

Dasar sistem partisi yang biasa saya buat adalah sebagai berikut
  • Root (/) (ext4) - untuk partisi utama sistem
  • Home (/home) (ext4) - untuk partisi penyimpanan data
  • Swap (swap) - untuk partisi swap biasanya 2x jumlah ram
  • boot (/boot)(ext4) - untuk partisi bootloader atau GRUB biasanya saya taruh 1 GB
  • Bios reserved - Untuk partisi bios biasanya saya taruh 1 GB
Beberapa linux memiliki sistem partisi yang sedikit berbeda jadi benar-benar harus dipelajari soal partisi ini.


Untuk lebih amannya dalam mempelajari partisi disarankan untuk membackup semua data penting ke perangkat eksternal terlebih dahulu

4. Menentukan Software Alternatif

    Dalam proses migrasi tentunya akan ada beberapa software yang tidak support ke linux. Contohnya saja adalah software dari Adobe yang tidak mendukung di sistem linux. Dan beberapa software penting seperti MS Office.

    Jadi akan lebih baik untuk menentukan software alternatif yang akan di dalami di linux. Untuk penjelasan lebih lanjut sudah saya tulis di artikel di bawah.

  

5. Siapkan mental dan ilmu


    Dalam proses saya pribadi. Pertama kali saya memutuskan untuk migrasi full ke linux sekitar tahun 2018 akhir. Pada awalnya saya menginstall tanpa pengetahuan tentang partisi nya. dan akhirnya saya memilih opsi erase all yang bikin semua file kehapus.
Jadi sangat disarankan untuk membackup terlebih dahulu ke perangkat eksternal ataupun cloud kalian. dan soal ilmu yang saya maksud terdapat pada 4 poin diatas.


Terimakasih

    Hari ini saya akan menulis review tentang 0 A.D game real time strategy open source gratis yang tentunya multi platform tersedia di Linux, MacOS, Windows, FreeBSD dan open BSD.

    Sebenarnya saya adalah seorang gamer walaupun agak jarang membahasnya di blog ini. Sebelumnya saya telah membahas tentang cara bermain game di linux di postingan beberapa waktu lalu.

Dan hari ini saya akan membahas sebuah game open source dengan genre real time strategy atau yang biasa disingkat RTS.

Apa itu game Real Time Strategy ?


Adalah sebuah game strategi yang berlangsung secara terus menerus (real time) dan merupakan kebalikan dari Turn Based Strategi dimana player melakukan strategi secara bergantian.

Jika kalian masih merasa awam dengan genre RTS. Setidaknya kalian pernah mengenal sebuah game dengan genre yang sama yaitu Stronghold crusader atau Age of Empires buatan microsoft yang di rilis pada tahun 1997 kemudian di susul dengan Age of Empires 2 pada tahun 1999.

Atau beberapa game terkenal dari Blizzard berjudul Warcraft ataupun frozen throne yang baru-baru ini mendapatkan pembaruan bernama warcraft 3 reforge.

Penjelasan singkat 0 A.D

    Dan yang saya bahas disini adalah Game berjudul "0 A.D" yang memiliki genre RTS juga. 0 A.D dikembangkan oleh developer bernama Wildfire Games. merupakan game RTS dengan basic sejarah perang dan ekonomi yang berfokus sekitar tahun 500 sebelum masehi di part pertama dan diantara tahun 1 sampai 500 masehi di part kedua nya.

    Game ini di rilis source code nya oleh wildfire games pada bulan july 2009 dibawah dukungan Lisensi GNU GPL 2 atau lebih tinggi.

    kelebihan dari game ini adalah lisensinya yang gratis dan juga open source. Bisa terbilang 0 A.D adalah game open source gratis pertama yang saya temukan memiliki grafis dan gameplay yang cukup seru dan memiliki grafik yang tidak kalah dari game RTS sekarang ini. Bisa kita bandingkan  grafiknya dengan AOE III ataupun AOE Definitive Edition yang grafiknya telah di perbarui.

Gameplay dan Feature

Secara gameplay kita dituntut dalam game ini untuk membangun sebuah desa menjadi sebuah base maupun kerajaan yang siap berperang untuk menaklukan musuh dengan strategi yang dapat kita susun sendiri.

Berbagai macam fitur juga disediakan dalam game ini. Diantaranya
  • Pembangunan desa dan Base
  • Research untuk memperkuat pasukan
  • Beragam jenis pasukan darat dan laut
  • Sistem setler dan troops yang bisa membangun
  • Berbagai jenis peradaban
  • Upgrade zaman ke zaman yang lebih modern
  • Banyak varian map
  • dan lain-lain yang akan kalian temukan di dalam game nya
    Saya sendiri menghabiskan waktu berjam-jam untuk memainkan satu kali perang. Dimana ada kesenangan tersendiri dalam menyusun strategi penyerangan dan pertahanan sesuai dengan kondisi dari medan perang.
    Berbagai jenis troops dan angkatan laut juga dapat dibuat sesuai dengan strategi yang kita rancang untuk menghabisi musuh.
    Di dalam game ini kita dapat mengatur musuh, aliansi dan jenis map dalam mode custom nya. Fitur ini juga dihadirkan di beberapa game RTS terkenal seperti halnya AOE series, stronghold series ataupun Warcraft Series. Namun, Sayangnya mode campaight di dalam game ini masih belum tersedia. Ya mengingat ini adalah game gratis yang dikembangkan oleh komunitas mari kita tunggu saja update kedepannya.



    Sebenarnya game ini pada awalnya di release untuk linux dan hingga saat ini masih dalam jajaran tertinggi untuk game yang memang di rancang khusus untuk user linux. Karena saya pikir juga mungkin sebagian besar pengguna linux adalah orang-orang yang lebih advance jadi mungkin akan sangat cocok dengan game bergenre RTS ini.

Dan hingga saat ini di tahun 2020 di situs official game nya masih terus diupdate yang berarti game ini akan terus dikembangkan menjadi lebih baik

System Requirements

Berikut adalah spesifikasi pc yang kalian butuhkan untuk memainkan 0 A.D.

Windows


Mac OS


Linux



LINK

Untuk menginstall dan memainkan 0 A.D. kalian bisa klik link di bawah



Kesimpulan
Game ini cukup layak dan Adiktif dimainkan apalagi dengan lisensi nya yang gratis. Saya hanya berharap game ini terus diupdate menjadi lebih baik

terimakasih

        Hari ini saya kembali berbagi artikel tentang 10 software gratis yang wajib ada di pc kalian di tahun 2020 ini.

        Sebagian besar perusahaan, umumnya menggunakan software commercial dalam proses input data dan lainnya. Dan termasuk juga di dalam ranah pendidikan. Tapi tahu gak sih sebenarnya ada banyak pilihan software gratis yang dapat mendukung kegiatan harian kita yang berprofesi sebagai karyawan, freelancer ataupun pelajar sekelas mahasiswa atau sekolah menengah sekalipun. Untuk lebih jelasnya sudah saya tulis di postingan berikut.


Dengan pengetahuan dan browsing lebih lanjut. Kalian dapat menemui banyak alternatif untuk software-software komersial yang umum digunakan. Namun saya tidak akan membahas secara spesifik tenang alternatif di postingan ini. Tetapi saya akan membuat list tentang beberapa software yang sangat menarik dan powerful meskipun dia memiliki lisensi gratis maupun open source.


Merupakan software pertama saya sejak saya memutuskan berhenti dalam urusan bajak membajak. Awalnya saya menggunakan corel draw untuk memenuhi kebutuhan design vector. Namun setelah itu saya menemukan Inkscape sebagai alternatif terbaik yang bisa saya temukan sejauh ini.
Dari segi fitur saya rasa inkscape cukup powerful dalam hal design vector. Dan fitur di dalamnya cukup mengejutkan saya mengingat ini adalah software yang gratis sepenuhnya.
Ya meskipun kekurangannya dalam beberapa hal harus dilakukan secara manual jika dibandingkan dengan AI ataupun corel.

Screenshot :



Merupakan sofware editing video gratis yang di kembangkan oleh Blackmagic. Nama blackmagic sendiri terbilang cukup terkenal di industri multi media. Dan sejauh ini Davinci resolve masih menjadi daily editor saya karena fiturnya yang cukup kaya untuk software gratis. Davinci Resolve juga memiliki versi berbayarnya atau bisa disebut upgrade yaitu Davinci Resolve Studio yang memiliki fitur lebih.
Dari interface kalian akan merasa familiar dengan Adobe Premiere. Dari segi fitur juga Resolve cukup mengesankan saya untuk sebuah editor video professional dengan lisensi gratisnya.
Kekurangan yang saya dapati adalah penggunaan spec yang cukup tinggi. Dan Permasalahan playback untuk video h264 di versi linux kecuali di upgrade ke versi studio. Namun untuk versi windows saya tidak menemukan kendala seperti demikian.
Baca juga post lainnya

Screenshot




Merupakan software yang digunakan untuk Design 3d, Vfx dan juga video editing di dalamnya. Blender merupakan software open source dengan fitur yang luar biasa. Bahkan juga telah didukung oleh Nvidia.
Banyak designer 3D sangat merekomendasikan untuk menggunakan blender Terlebih lagi blender telah memiliki video editor bawaan yang cukup powerful dan ringan.

Screenshot :




Merupakan sebuah software text editor yang lebih dikhususkan untuk bahasa program HTML. BlueGriffon setidaknya telah mendukung html5 dan css dengan cukup baik. Bahkan Blugriffon juga memberikan fitur splitview untuk editor web seperti halnya yang disajikan di dalam Adobe Dreamweaver.

Screenshot



Merupakan office yang dikembangkan dari proyek openoffice. Libre office memiliki banyak bagian dalam satu paket office seperti halnya MS Office. Didalamnya telah terdapat Word processor, Spreadsheet, Database, Draw, Presentation dan lainnya dalam satu paket instalasi.
Libre Office juga telah memiliki komunitas yang besar di seluruh dunia untuk membantu pengembangannya.
Salah satu fitur yang paling saya sukai adalah dari Libre draw yang bisa mengedit file pdf dengan mudah tanpa ribet.
Baca juga post lainnya

Screenshot :


Sebenarnya saya memiliki 10 software untuk dimasukan dalam artikel. Namun akan saya bagi menjadi 2 part postingan

Dan jangan lupa juga untuk mengunjungi artikel saya yang lain